Kaum Milenial Badung Wajib Berinovasi dan Berkreatifitas

by -29 views
Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat bertemu perwakilan Pemuda Kristiyasa di Kantor DPRD Badung, Selasa (11 Mei 2021).

MANGUPURA|badungnews.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Putu Parwata menyampaikan Dukungannya kepada kaum milenial dan berharap kaum milenial Badung berani untuk keluar dari Zona Nyaman, berani berinovasi dan kembangkan kreatifitas.

Hal ini disampaikan Putu Parwata saat menerima audensi Persekutuan Pemuda Kristiyasa dari Gereja Bali di ruang kerja Ketua DPRD Badung, Selasa (11 Mei 2021).

Kepada pemuda gereja Bali tersebut, Putu Parwata mengatakan bahwa pemuda itu hadir bukan untuk dirinya tetapi untuk orang lain. Dalam hal ini tentunya para pemuda hadir untuk menunaikan tugas pelayanan. Menurutnya, semua organisasi pemuda termasuk pemuda Kristen, pemuda Islam, pemuda Hindu, pemuda Konghucu diharapkan menerapkan program-program yang membawa manfaat bagi masyarakat di sekitar mereka.

“Kalau hanya untuk diri sendiri itu tidak ada manfaatnya. Generasi itu harus membangun networking. Kalau generasi muda tidak mampu membangun network maka akan tertinggal. Karena itu networking generasi muda harus terbangun oleh karakter organisasinya,” kata Putu Parwata dihadapan pemuda Kristiyasa.

Pertemuan pemuda Kristiyasa tersebut dengan Ketua DPRD Badung untuk menyampaikan bahwa mereka akan melakukan Program Kerja temu raya/pertemuan antara Generasi muda di Kabupaten Badung.

“Jadi saya memberikan beberapa masukan agar generasi muda kedepan harus mengedepankan kebersamaan. Harus dibangun suatu kekuatan besar untuk bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan mereka sebagai generasi muda dan menjadi contoh buat generasi muda dan buat Masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya sebagai Ketua DPRD Badung pun mendorong beberapa hal yang kami sarankan supaya membangun yang namanya networking tersebut. Karena dengan networking ini mereka akan bisa mengembangkan karakter kemampuan mereka dalam berinovasi. Yang kedua, dirinya pun menyarankan agar betul-betul mengisi diri dengan melakukan kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“SDM-nya harus dibentuk. Apakah dia harus kuliah, harus kursus, harus mengisi ilmu dengan beberapa cara sehingga kualitas sumber daya manusia Generasi Muda ini agar betul bisa memberikan warna kepada generasi Generasi yang lainnya dan bermanfaat untuk masyarakat. Jadi harus mampu membangun SDM. Kalau hanya di internal saja anda tidak akan maju maju karena tidak punya teman, hanya teman internal. Padahal diluar sana ada pemikiran yang luar biasa, kalian harus keluar di zona nyaman,” ujarnya.

Selain itu, juga disarankan agar bisa menguasai teknologi dan digital. Karena generasi sekarang ini tidak bisa lepas dengan teknologi dan digital. Selanjutnya, generasi muda juga harus mampu menguasai management. Karena itu adalah merupakan pedoman bagi mereka mengatur akan hidupnya.

“Harus tertata dengan baik, harus berprogam dan betul betul terinci dengan baik supaya semua program bisa dilaksanakan. Jadi tidak bisa lepas hidup itu dari manajemen. Memanage diri sendiri maupun memanage organisasi,” pungkasnya.

Lebih lanjut Putu Parwata bahwa hidup ini perlu uang. Tetapi uang itu harus dibangun berdasarkan kemampuan yang dirinya sampaikan tadi. Dengan demikian, jika 5 ini sudah dikuasai, maka Generasi Muda siap tempur.

“Siap dimana mana saja. Jadi ini lah kekuatan generasi muda yang harus kita dorong di Kabupaten Badung. Sehingga generasi muda lah yang bersama sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung,” ujarnya.

Setelah Audiensi Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata mewujudkan dukungannya kepada Persekutuan Pemuda Kristiyasa dengan memberikan bantuan dana sebesar Rp 5 Juta rupiah. RFx