Layanan Kesehatan Krama Badung Sehat Wajib Dilanjutkan

by -161 views
Rapat Kerja Komisi IV DPRD Badung terkait Layanan kesehatan Krama Bali Sehat non Covering BPJS

BADUNG NEWS-

Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Made Sumerta dalam Rapat Kerja Komisi IV  mengatakan, Masyarakat Badung yang tidak tercover Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dulunya sudah masuk pada Program Krama Bali Sehat (KBS). Dengan demikian program layanan kesehatan Krama Badung Sehat (KBS) non covering BPJS wajib dilanjutkan seiring dengan upaya-upaya mencari solusi agar masyarakat yang menjadi bagian program KBS tetap dijamin dari sisi kesehatannya.

 

Hal ini diungkapkan Made seusai rapat Kerja Komisi IV DPRD Badung di ruang rapat Madya Gosana,  Kantor DPRD Badung, (7 Januari 2021). Hadir dalam Rapat tersebut Wakil Ketua I Nyoman Gede Wiradana, Wakil Ketua II I Made Suwardana Sekretaris I Ni Luh Putu Gede Rara Sukma Dewi dan Anggota komisi IV Ni Luh Putu Sekarini. Hadir Juga Kepala dinas Sosial Kabupaten Badung I Ketut Sudarsana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung I Nyoman Gunarta, kepala Bapeda I Made Wira Dharmajaya dan segenap Perangkat Daerah terkait.

 

“KBS yang tidak tercover BPJS, berdasarkan jawaban eksekutif itu belum teratasi, hanya dialihkan untuk dirawat di RSUD Mangusada, sehingga dijamin Krama Badung yang tidak tercover BPJS itu sudah tercover semua,” ungkap Sumerta seraya menambahkan untuk jangka panjang, upaya terus dilakukan untuk menjamin perawatan bagi para pasien yang belum tercover BPJS Kesehatan. Menurutnya upaya yang dilakukan adalah sudah dua kali bersurat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengupayakan hal itu, namun memang sejauh ini belum ada respon.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung I Nyoman Gunarta menyampaikan bahwa permasalahan muncul ketika Program KBS akan dijalankan pada tahun 2021 ini. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung sudah bekerja sama dengan Bapedda untuk tetap menjalankan program KBS pada tahun 2021.

 

“Permasalahan menjadi muncul ketika program ini akan kita lanjutkan di 2021. Pada tahun ini kami ingin program ini tetap berjalan dan kami sudah bekerja sama dengan Bappeda untuk mengalokasikan anggaran. Untuk tahun ini sebesar Rp 102.028.446.808. tetapi itu terpakai untuk premi Penerima Bantuan Iuran (PBI), Jaminan Kesehatan Nasional sebesar Rp. 99.761. 546.400,” jelasnya

 

Direktur RSUD Mangusada Ketut Japa menjelaskan komitmen RSUD Mangusada untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa melihat kartu jenis apa yang mereka pakai sebagai jaminan kesehatan. Semua Semeton Badung yang mempunyai KTP akan dilayani.

 

“Saya pastikan, semeton Badung akan kami layani dengan baik. Tidak ada alasan di RSUD Mangusada menolak pasien dari Kabupaten Badung. Apalagi Kadis kesehatan sudah menyiapkan aturan agar masyarakat Badung terlayani semua tanpa memikirkan kartu A, B, atau C. Kami di Mangusada akan pasang badan bahwa setiap semeton Badung yang sudah mempunyai KTP akan dilayani” pungkasnya.***Roby